KompasProperti – Rumah musim panas ini secara harfiah menarik permukaan tanah membentuk huruf “Y”. Rumah ini dibangun di atas bukit yang dikelilingi pohon zaitun yang menghadap Teluk Finikounda yang berkilauan di sekitarnya.

Villa Ypsilon terletak di desa pantai Messenia, yang berjarak sekitar satu setengah jam dari kota Kalamata.

Kediaman tersebut terinspirasi oleh bentuk huruf “Y” -atau ypsilon, seperti namanya dalam bahasa Yunani.

Arsitek Theo Sarantoglou Lalis dan Dora Sweijd dari LASSA Architects merancang sebuah beton exoskeleton untuk gaya dan bentuknya yang tidak biasa.

Lalis dan Sweijd memiliki sebagian besar komponen prefabrikasi dan dirakit sendiri di luar lokasi, yakni mesin CNC.

Hal tersebut memungkinkan mereka untuk melakukan eksperimen dan mengeksplorasi berbagai bentuk sambil merancang elemen struktur vila.

Elemen ini termasuk bekisting batuan beton, langit-langit akustik ruang keluarga, bingkai jendela khusus, perabotan interior, dan sistem partisi.

“Pendekatan ‘hands-on’ ini memungkinkan penggunaan produk komersial ‘off-the-shelf’ secara minimal, namun lebih menyukai material bersumber lokal seperti beton, terrazzo, dan marmer,” kata arsitek tersebut.

Adapun bagian eksterior, atap hijau berfungsi sebagai perpanjangan permukaan tanah yang mudah diakses.

Sementara itu, interiornya dikelilingi oleh pemandangan paling menakjubkan dari bukit-bukit bergulir yang berliku-liku dan langit biru yang tak berujung.

Meski strukturnya mendapat inspirasi dari konsepnya yang sangat “Yunani”, rumah itu justru sengaja dirancang tanpa melibatkan hal-hal yang terkait dengan rumah liburan asal Yunani.

Vila ini terdiri dari tiga cabang miring yang menciptakan transisi tanpa batas dari tanah ke atap, yang mudah dijangkau oleh penghuninya.

Terlihat mengukir volume utama rumah, tiga halaman eksternal membentuk kawasan pejalan kaki tak terputus yang menciptakan berbagai tingkat privasi dan akses ke pengaturan alam.

Di bagian atap, penduduk dapat menikmati pemandangan 360 derajat perkebunan zaitun, gunung di dekatnya, dan teluk.

Sedangkan di bagian dalam, ruang tamu dan teras yang menghadap selatan membingkai pemandangan pulau-pulau Schiza dan Sapientza.

 

PenulisArimbi Ramadhiani

EditorHilda B Alexander

Sumberwww.dwell.com,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here