JAKARTA – Yahoo sempat berhasil mencetak masa emas, menjadi salah satu situs yang amat sangat terkenal hingga awal tahun 2000-an baik dalam penggunaan email, berita online, hingga mesin pencarian. Pada saat itu, perusahaan yang didirikan oleh seorang lulusan Stanford University, Jerry Yang pada tahun 1994, merupakan satu-satunya situs yang menggabungkan pemberitaan dan layanan lainnya dalam satu situs. “Itu adalah satu-satunya situs yang menyatukan berita dan layanan lainnya bagi pengguna yang saat itu masih belum ahli menjelajahi internet,” ujar founder of Arete Research Richard Kramer seperti yang dikutip oleh BBC, Kamis (7/1/2015).

Namun, saat ini nasib Yahoo tengah di ujung tanduk. Pasalnya, nilai penjualan Yahoo mengalami penurunan hingga mencapai USD7,2 sejak tahun 2008 lalu. Pada 2015, nilai penjualan Yahoo juga mengalami penurunan hingga mencapai USD4,6. Penurunan nilai penjualan dari Yahoo ini juga telah gagal diantisipasi oleh pejabat eksekutif perusahaan. Bahkan, menurut laporan Reuters, para investor telah menyerukan agar Yahoo akan segera dijual menyusul jatuhnya harga saham Yahoo di pasar saham. Tak hanya itu, beberapa pengamat bahkan mengatakan bahwa keadaan ini juga akan berujung pada pemecatan Kepala Eksekutif Perusahaan Marissa Mayer hingga kebangkrutan Yahoo.

Menurut Kramer, Penurunan nilai penjualan ini disebabkan karena berkembangnya Google dan berbagai aplikasi media sosial lainnya yang sangat mendominasi pasar iklan. Sehingga, pendapatan Yahoo yang sebagian besar berasal dari iklan mengalami penurunan pesat. “Untuk mendapatkan iklan, Yahoo telah disusul oleh rivalnya seperti Gmail dan Hotmail. Selain itu, juga terdapat aplikasi messaging seperti Whatsapp dan WeChat. Berita agregasi juga telah terdapat pada laman Facebook dan Twitter,” jelasnya. Untuk itu, Yahoo memerlukan pembaharuan untuk mengubah keadaan perusahaan. Sebab, sejak kepala eksekutif Yang mengundurkan diri pada Desember 2008 lalu dan PHK sebanyak 7 persen sebulan setelahnya, Yahoo semakin terpuruk hingga saat ini.

(rai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here