RAKYAT.NET, Yogyakarta – Objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dipadati wisatawan baik lokal maupun asing. Selama libur Natal dan Tahun Baru 2018 dari 23-25 Desember dikunjungi jumlah wisatawan sebanyak 70.000 orang.

Dilansir dari kontan.co.id, “Pada Sabtu (23/12) ada 11 ribu wisatawan, Minggu (24/12) di angka 32 ribu. Hari ini belum, mungkin sama seperti kemarin di kisaran 30-40 ribu wisatawan. Total sekitar 60 ribu sampai 70 ribu wisatawan,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Hary Sukmonodi Gunung Kidul, Senin (25/12).

Dia mengatakan selama Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Dispar menargetkan sebanyak 228 ribu wisatawan berkunjung ke Gunung Kidul. Dispar Gunung Kidul optimistis target ini akan tercapai.

Ia memperkirakan puncak libur Natal dan Tahun Baru 2018 di Gunung Kidul diprediksi jatuh 1 Januari 2018.

“Kalau kita akumulasi semuanya, di tahun barunya puncak kunjungan jumlah wisatawan di kisaran 40-50 ribu,” katanya.

Hary mengatakan di Gunungkidul sampai sampai saat ini masih didominasi objek wisata pantai. Namun sejumlah destinasi wisata lainnya tetap dibuka dan menjadi andalan Dispar untuk menggaet wisatawan. Ada satu destinasi yang belum dibuka yakni Kalisuci, Pacarejo, Semanu.

“Kalisuci belum buka karena lumpurnya masih banyak. Di kalinya masih banyak lumpur, muncul sedimen-sedimen karena banjir kemarin,” katanya.

Meski demikian, pihaknya optimis bisa memenuhi target kunjungan wisata libur Natal dan Tahun Baru 2018. “Optimistis bisa tercapai,” katanya.

Kasat Lantas Polres Gunung Kidul AKP Mega Tetuka mengatakan pihaknya kepadatan arus lalu lintas di jalur menuju pantai sudah terjadi sejak Minggu (24/12), menjadi satu jalur yakni jalan utama tempat pemungutan retribusi (TPR) Induk Pantai Baron.

“Untuk jalur keluar kendaraan wisatawan dialihkan menjadi satu jalur yakni TPR Kecamatan Tepus,” katanya.

Sumber: kontan.co.id
Gambar: googleimages

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here