RAKYAT.NET, Jakarta – Pengambilan keputusan di tubuh partai berlogo Merci sangat jarang dilakukan dengan cara voting. Namun dalam menentukan arah dukungan partai Demokrat kepada Capres 2019 harus ditentukan dengan voting.

DPP Partai Demokrat telah melakukan voting arah dukungan Pilpres 2019. Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan mayoritas kader menginginkan Demokrat bergabung ke koalisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Ya saya lupa persisnya, tapi pada waktu itu yang unggul Pak Prabowo ya,” kata Ferdinand.

Suara kader di internal Demokrat terbagi menjadi tiga poros yakni poros koalisi Jokowi, Prabowo dan poros ketiga. Namun hasilnya para kader menginginkan partainya bergabung ke koalisi Prabowo.

“Mayoritas itu menginginkan poros baru, tetapi kan kemungkinan itu sulit. Kemudian meningkat pada opsi kalau poros baru tidak dibentuk, siapa akan didukung, apakah Jokowi atau Prabowo,” ungkapnya.

“Sekitar 58 persen kalau enggak salah, itu menyatakan ingin berkoalisi dengan Gerindra,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan malam ini. Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan pertemuan SBY-Prabowo merupakan pertemuan lanjutan elit parpol.

“Melanjutkan pertemuan antara pimpinan Parpol Demokrat dan Gerindra, hari ini akan digelar pertemuan antar dua sahabat Ketum Demokrat SBY dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto akan berlangsung pukul 19.30 WIB di Mega Kuningan Jakarta malam ini,” kata Imelda.

Sumber: merdeka.com