Merdeka.comTwitter berusaha keras agar platformnya terbebas dari akun-akun yang melakukan ujaran kebencian. Oleh karena itu, mereka mengklaim telah meningkatkan 10 kali lebih banyak tindakan terhadap jumlah akun yang berlaku kasarsetiap harinya. Twitter juga membatasi fungsi akun tersebut atau melakukan suspensipada ribuan akun yang berlaku lebih kasar setiap harinya.

Ada pelanggar yang berulang kali membuat akun baru setelah disuspensi karena terbukti melakukan pelanggaran. Sistem baru Twitter, dalam empat bulan terakhir saja, telah menghapus dua kali lebih banyak jenis akun seperti ini. Tim Twitter jugamelakukan peninjauan konten setiap harinya dan terus memperbaiki cara menerapkan kebijakan yang ada.

“Komitmen Twitter untuk menjadikan platform ini lebih aman dimulai bulan Januari lalu. Pertama dengan melakukan riset untuk memperoleh pengertian yang lebihmendalam mengenai berbagai isu yang ada, kemudian menjalankan serangkaian pembaruan produk. Kami juga telah membentuk Trust & Safety Council guna mengumpulkan umpan balik yang dapat mendukung kerja kami ke depannya,” jelas Ed Ho, General Manager, Consumer Product & Engineering, Twitter, melalui keterangan resminya, Sabtu (22/7).

Mereka juga mengakui jika akun yang menunjukkan perilaku kasar sekarang terbatas untuk sementara waktu, dan Twitter memberi tahu alasannya. Akun yang dimasukkan ke dalam periode fungsi terbatas ini menghasilkan 25 persen lebihsedikit laporan penyalahgunaan dan sekitar 65 persen dari akun tersebut berada dalam keadaan ini sekali saja.

Tak hanya itu saja, Twitter telah memperkenalkan cara baru untuk menyesuaikan pengalaman pengguna, termasuk filter notifikasi dan membisukan kata kunci tertentu. Filter ini mengurangi interaksi yang tidak diinginkan: blokir setelah @mention dari orang yang tidak mereka ikuti ikuti turun 40 persen. Angka-angka ini akan bervariasi, namun pendekatannya berdampak positif.

[ega]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here