RAKYAT.NET, Jakarta – Listrik menjadi kebutuhan dasar setiap orang dan tarifnya perlahan terus naik selama beberapa waktu terakhir. Akibatnya, tagihan bulanan atau pembelian pulsa listrik terasa kian mencekik. Kalau sudah begini, hemat energi menjadi wajib diterapkan dalam rumah tangga, bahkan harus lebih ketat.

Jika merasa sudah cukup berhemat namun tagihan listrik masih terlalu mahal, coba periksa kembali beberapa hal di rumah. Mulai dari konstruksi, material, furnitur, hingga peralatan elektronik. Apakah semua itu sudah mendukung konsep rumah energi atau belum. Jika belum, tak heran konsumsi listrik tetap tinggi.

Untuk menghemat pemakaian listrik, sebaiknya sejak awal pemilik rumah membuat konsep hunian hemat energi. Caranya, merancang rumah dengan desain yang tidak membutuhkan konsumsi listrik terlalu banyak misalnya dengan membuat jendela pada sudut – sudut tertentu sehingga sinar matahari bisa masuk ke seluruh bagian dalam rumah. Dengan cara ini, tidak perlu menyalakan lampu di siang hari.

Jika rumah sudah terlanjur dibangun dan Anda ingin menghemat konsumsi listrik, masih ada cara lain yang dapat dilakukan. Beberapa triknya antara lain memakai lampu hemat energi, mematikan lampu saat meninggalkan ruangan, mencabut colokan listrik dari stop kontak ketika peralatan elektronik tak terpakai.

Satu lagi adalah tidak membuat instalasi atau saklar yang menghidupkan beberapa lampu sekaligus. Sebab disadari atau tidak, saklar seperti ini membuat penyaluran energi listrik langsung melonjak karena serentak menyalakan beberapa lampu dalam satu waktu.

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here