RAKYAT.NET, Jakarta – Aksi patriotisme seorang anak bernama Joni saat upacara pengibaran bendera Merah Putih di Pantai Mota’ain, Kabupaten Belu, yang berbatasan langsung dengan Timor Leste pada 17 Agustus 2018 lalu hangat menjadi perbincangan masyarakat.

Joni dengan gagah berani memanjat dan mengupayakan agar Merah Putih tetap berkibar. Aksi hebat Joni dapat dijadikan contoh bagi anak-anak Indonesia sebayanya dan seluruh rakyat Indonesia

Simbolon bersama jajaran Forkopimda telah menjemput kepulangan Joni dan kedua orangtuanya dari Jakarta melalui Bandara El Tari Kupang. Joni diundang Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi ke Jakarta.

Robert Simbolon mengingatkan Yohanes Ande Kala atau Joni Kala (14) agar tetap menjadi pribadi yang rendah hati.

“Tetaplah menjadi Joni yang rendah hati, jangan sombong,” kata Robert Simbolon dalam acara penyambutan di Rumah Jabatan Gubernur NTT di Kupang, seperti dilansir Antara, Rabu (22/8).

Di Jakarta, Joni diajak menyaksikan acara pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan menerima sejumlah penghargaan dan hadiah dari pemerintah.

Robert juga mengapresiasi karena Joni telah memberikan kebanggaan sekaligus kekaguman masyarakat. Dia berharap semangat nasionalisme yang ditunjukkan pelajar Kelas VII SMP N Silawan itu terus dipelihara sampai kapan pun.

“Terima kasih Joni, kami bangga karena sikap patriotisme dan heroik seperti itu lahir di tanah kita di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Sumber: merdeka.com