RAKYAT.NET, Jakarta – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas telah disahkan menjadi undang-undang. Adanya UU Ormas menjelang tahun politik pada 2018 pun dicurigai banyak ormas akan dibubarkan.

“Ini saya ada dugaan tahun depan itu akan banyak pembubaran ormas, karena itu akan menyangkut suhu politik,” ujar Wakil Ketua Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Menurut Fahri, yang berpotensi dibubarkan adalah ormas-ormas yang berbeda pandangan politik dengan pemerintah. Pasalnya, dalam UU Ormas yang baru saja disahkan oleh DPR itu, mekanisme pembubaran sepenuhnya berada di tangan pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri.

“Bisa jadi yang bubar adalah ormas-ormas yang ada politik dengan kelonpok lain atau tertentu, bisa jadi itu, hati-hati. Itu kewenangan hanya ada di eksekutif. Ini mengganggu suara saya nih, ‘cepret’ (ormas) dimatiin, bisa begitu,” jelas Fahri.

Fahri pun berharap, kewenangan pengadilan dikembalikan dalam mekanisme pembubaran ormas. Mekanisme ini sejatinya sudah ada pada UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas yang saat itu ditandatangani Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Fahri menambahkan, UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas itu jauh lebih beradab dibandingkan Perppu Ormas yang telah disahkan DPR menjadi UU Ormas. Fahri juga menyinggung ihwal pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kata Fahri, baiknya SBY mengusulkan kepada Jokowi untuk mengeluarkan perppu baru untuk membatalkan UU Ormas yang baru dan mengembalikan ke UU Ormas yang lama yang dikeluarkan di era kepemimpinan SBY.

“Itu jauh lebih beradab. Dimulai dari teguran, dialog, teguran 1, teguran 2 baru bawa ke pengadilan untuk dipersidangkan biar ditonton rakyat,” papar Fahri.

“Kalau (ormas) enggak bisa bela diri, dia melanggar azas-azas kepatutan, bubarin dia saja tapi tolong melalui proses pro justicia yang melambangkan sebuah negara hukum yang demokratis, peradaban tinggi,” tandasnya.

Sumber: okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here