RAKYAT.NET, Jakarta – SoftBank dan para investornya telah berhasil mendapatkan 18 persen saham Uber. Ini merupakan kemenangan besar bagi CEO Uber baru dan akan memberikan miliaran dollar AS kepada para investor awal Uber.

SoftBank akan memiliki 15 persen dari saham Uber, menurut narasumber Recode yang tahu tentang perjanjian ini. Sementara para investor SoftBank akan menguasai saham Uber sebesar kurang dari tiga persen. Perjanjian ini akan memberikan efek yang cukup besar pada Uber.

Dewan direktur Uber — yang terpecah karena mantan CEO Travis Kalanick tidak akur dengan investor terbesarnya, Benchmark — akan menjadi lebih stabil. Benchmark diperkirakan akan membatalkan tuntutan mereka pada Kalanick.

Uber juga akan merombak struktur dewan, melemahkan kedua faksi yang saling bertengkar dan menambah anggota dewan menjadi 17 orang, 2 di antaranya berasal dari SoftBank.

Melalui perjanjian ini, Uber juga akan memiliki hubungan dekat dengan SoftBank, perusahaan telekomunikasi raksasa asal Jepang yang menanamkan investasi sebesar ratusan miliaran dollar AS di bidang teknologi.

SoftBank, yang juga menanamkan uang ke perusahaan transportasi berbasis aplikasi lain di seluruh dunia, akan dapat membantu Uber mendapatkan rekan yang sesuai, terutama di Asia.

SoftBank mendapatkan diskon yang cukup besar untuk mengakuisisi saham Uber. Tahun lalu, Uber diperkirakan memiliki valuasi USD70 miliar (Rp948,6 triliun). Sekarang, SoftBank membeli saham Uber dengan valuasi USD48 miliar (Rp650,4 triliun).

Memang, dalam perjanjian besar-besaran seperti ini, pembeli biasanya mendapatkan diskon besar. Namun, tetap ada kekhawatiran apakah Uber bisa berkembang setelah satu tahun yang penuh dengan masalah.

“Kami tidak sabar untuk bekerja sama dengan para pembeli untuk menyelesaikan transaksi ini yang kami rasa akan mendukung investasi teknologi kami, membantu kami tumbuh dan memperkuat kepemimpinan perusahaan,” kata juru bicara Uber.

Sebagai bagian dari perjanjian ini, SoftBank dan rekan mereka akan memberikan investasi sebesar USD1,25 miliar (Rp17 triliun) pada Uber. Investasi itu diperkirakan akan diberikan pada bulan Januari.

Sumber: metrotvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here