RAKYAT.NET, Jakarta – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyatakan bahwa skema penyaluran subsidi elpiji secara tertutup masih dalam tahap pengkajian.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan, distribusi tertutup elpiji 3 kilogram bersubsidi akan berlaku secara penuh di seluruh Indonesia pada 2018.

Suahasil Nazara, Kepala BKF, menyatakan kemungkinan untuk subsidi tertutup bisa dilakukan jika Indonesia sudah punya data by name by address yang lengkap.

Data penduduk by name by address saat ini menurutnya sudah digunakan untuk rastra dan program keluarga harapan (PKH). Namun tidak semua data tersebut bisa digunakan dalam hal distribusi subsidi elpiji.

Dan pengkajian ulang ini bukan berarti dilakukan dari nol melainkan dilihat apakah data by name by address itu bisa digunakan atau tidak dan berapa banyak masyarakat yang mau diberikan subsidi tersebut.

Soal keputusan akhir, kita harus menunggu hasil pembahasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu), Askolani mengatakan selama ini distribusi elpiji 3 kg dijaga hanya lewat batas lokasinya saja.

Menurut pemerintah, jika subsidi elpiji diberlakukan tertutup seperti yang dilakukan pada subsidi listrik kemungkinan ada dampak risiko yang cukup tinggi.

Sumber: kontan.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here