RAKYAT.NET, Jakarta – Pertemuan elit politik penantang dan pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi makin gencar digelar. Namun, kedua kubu sepertinya saling beradu lambat untuk mengumumkan nama bakal calon wakil presiden.

Empat sekjen parpol penantang Jokowi berkumpul di sebuah rumah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 1 Agustus 2018 malam. Keempatnya adalah sekjen Partai Demokrat, Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam waktu hampir bersamaan, wakil Ketua Umum Partai Gerindra datang ke kediaman Prabowo Subianto. “Tenang saja, 5 hari lagi lah,” kata Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Di kubu parpol pendukung Presiden Jokowi setelah pertemuan di Bogor, Jawa Barat, Selasa malam lalu, sembilan sekjen parpol diperintahkan bekerja cepat sinergi kampanye caleg dengan capres.

“Nanti tahapannya Pak Jokowi ketemu seluruh ketua umum partai, kemudian akan diumumkan bersama-sama pada momen yang tepat,” ujar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Pengamat menilai, adu lambat umumkan nama bakal cawapres bagian dari strategi. “Situasinya sudah diserahkan pada Pak Jokowi. Di politik itu yang pasti itu tidak 100 persen,” jelas pengamat politik Muhammad Qodari.

Detik-detik terakhir batas waktu pendaftaran nama capres diperkirakan jadi momen paling menentukan.

Sumber: liputan6.com