RAKYAT.NET, Jakarta – Dewi Aryani, anggota Komisi IX DPR meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus menyosialisasian bahaya virus MERS-CoV yang tengah tersebar di Arab Saudi kepada calon jemaah haji.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta kepada Kemenkes untuk melakukan langkah preventif. Salah satu upaya itu misalnya dengan menaruh poster mengenai bahaya virus Mers-CoV di setiap pintu asramah calon jemaah haji, lorong rumah sakit.

MERS-CoV atau Middle East Respiratory Syndrome merupakan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona.

Penyakit ini ditemukan pertama kali di Saudi Arabia pada September 2012 dan telah menyebar ke berbagai negara.

Sejauh ini, kasus MERS terjadi pada orang-orang yang melakukan perjalanan atau mereka yang menetap di Arab Saudi. Pasalnya, sumber infeksi MERS adalah unta. Penderita MERS umumnya mengalami demam, batuk, dan masalah pernapasan akut parah yang bisa menyebabkan kematian.

Hal tersebut tentu penting diwaspadai oleh jemaah haji Indonesia yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ataupun ibadah umrah untuk menjaga diri dari penularan MERS. Apalagi, hingga saat ini belum ada vaksin atau pengobatan yang dapat secara efektif melawan MERS dan penyebarannya.

Sumber: merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here