JakartaSkytrain atau automated people mover system (APMS) Bandara Soekarno-Hatta diklaim menjadi kereta tanpa awak pertama di Indonesia.
Skytrain tersebut mengaplikasi sistem automated guideway transit (AGT) berpenggerak otomatis yang memungkinkan kereta berjalan tanpa masinis.

“Di Indonesia pertama kali kereta tanpa awak,” ungkap Manager Publik Relation PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, kepada detikFinance, Jumat (21/7/2017).

Menurutnya, meski sedianya skytrain tidak memerlukan awak masinis untuk mengendalikan kereta, namun saat pengoperasian pada fase pertama yang akan menghubungkan terminal 2 ke terminal 3, skytrain masih akan melibatkan masinis.
“Uji coba masih pakai masinis, masih disopirin. Agustus juga masih pakai masinis. Karena masih semacam dites buat kepastiannya,” ujarnya.

Sementara itu, diakui Yado, masinis baru tidak akan lagi dioperasikan ketika skytrain telah beroperasi penuh. Saat skytrain dari terminal 1 hingga terminal 3 sudah bisa terhubung.

“Nanti (tanpa masinis) driverless-nya kalau sudah full operation,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini AP II tengah mengebut target pengoperasian skytrain fase pertama bisa dilakukan pada Agustus 2017 mendatang. Sementara proyek fase selanjutnya yang menghubungkan terminal 1 ke terminal 2 masih saat ini masih dalam pembangunan infrastruktur. Ditargetkan skytrain akan beroperasi secara keseluruhan di tahun ini.

(ang/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here