RAKYAT.NET, Jakarta – Sekretaris Jenderal Nasdem, Johnny G Plate mengatakan, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menyerahkan posisi ketua tim kampanye kepada pasangan calon. Menurutnya, penentuan ketua Tim Kampanye Nasional sepenuhnya menjadi wewenang Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Ia tak mau berspekulasi perilah nama-nama yang beredar di masyarakat untuk menjadi ketua tim seperti Mahfud MD hingga Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Menurutnya, Presiden belum menentukan nama yang akan ditunjuk menjadi ketua tim.

“Jangan kita berspekulasi nanti timbul persoalan baru kalau tidak kepilih. Kita jaga semua, itu domain pasangan calon,” kata dia di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Johnny, KIK tak ambil pusing jika nantinya Jokowi memilih nama dari unsur partai politik. Yang lebih penting, lanjut dia, ketua tim nantinya adalah seorang konduktor yang akan mengorkestra pemilihan pilpres ini dengan baik.

Dengan demikian, harapan Jokowi sebagai capres pejawat, pemilu dapat menggembirakan, tetap menjaga keramahtamahan, silaturahim, serta diisi dengan kontestasi gagasan, kontestasi program, misi, integritas, track record atau kerja nyata yang pernah dilakukan.

Terkait Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga diprediksi menjadi ketua penasihat kampanye, Johnny membantah kepastian itu. Apalagi, JK akan mengemban tugas berat selama Jokowi cuti kampanye.

“Ada waktu Pak Jokowi cuti, tugas pemerintahan akan tetap dijalankan. Kami meyakini JK akan melaksanakan itu denganbaik. Soal ketua tim penasihat, tunggu itu kami umumkan,” kata dia.

Sumber: republika.co.id