RAKYAT.NET, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pengusaha properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) tertarik untuk mengembangkan rumah dengan konsep rumah DP nol rupiah.

Sandiaga menjelaskan rumah DP nol rupiah berkonsep kawasan transit terpadu atau Transit Oriented Development (TOD).

“Proses pembentukan dari TOD berkaitan dengan rumah DP nol rupiah ini sedang berlangsung dan penghitungannya itu sedang dilakukan secara rinci oleh kepala dinas perumahan,” ujar Sandi.

Sandiaga mengatakan REI bahkan menyiapkan pola pembangunan yang cepat, yakni bisa membangun 2-3 lantai per hari. “Kalau misalnya kita melihat pembangunan ini total rumah susun yang 16 lantai lebih itu bisa dibangun dengan cepat,” katanya.

Dia juga mengatakan nanti konsep rumah DP nol rupiah bersama dengan REI menggunakan skema Build Operate and Transfer (BOT). BOT sendiri adalah perjanjian untuk suatu proyek yang dibangun oleh pemerintah dan membutuhkan dana yang besar, yang biasanya pembiayaannya dari pihak swasta, pemerintah dalam hal ini menyediakan lahan yang akan digunakan oleh swasta guna membangun proyek.

“Diserahkan kepada pemerintah dan pemerintah yang akan bantu untuk alokasi kepada tentunya calon pelanggan pemilik rumah yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan kriteria yang diajukan,” ujarnya

Lanjut Sandi, rumah DP nol rupiah akan segera terwujud dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama di Pondok Kelapa Jakarta Timur yang akan dilakukan PD Pembangunan Sarana Jaya.

“Kami akan me-launching Insya Allah tanggal 18 Januari 2018 pertama inisiatif dari Pembangunan Sarana Jaya,” tuturnya.

Sumber: merdeka.com
Gambar: inapex.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here