RAKYAT.NET, Jakarta – Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta melihat masih banyak pedagang yang belum tertampung tenda dari Pemprov DKI Jakarta.

Dilansir dari kompas.com, Sandiaga mengatakan: “Yang enggak tertampung itu dulunya enggak jualan di sini, dulunya di tempat lain. Begitu ini ditata, mereka juga ingin merasakan,” ujar Sandiaga di kawasan Tanah Abang.

Saat melakukan pendataan, jumlah PKL yang berjualan di trotoar Tanah Abang sebanyak 394 pedagang. Jumlah itu lah yang dijadikan acuan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan tenda.

Sandi mengatakan mereka yang tidak dapat tenda dulunya tidak bergerak cepat saat ada pendataan. Untuk mereka yang belum terdata, Sandiaga sedang memikirkan solusinya. Sandi berencana untuk memasukan mereka ke blok-blok kosong di Tanah Abang. Namun, sebelum itu dilakukan dia ingin ada perbaikan terlebih dahulu di sejumlah blok yang sepi.

Saat ini, mereka yang belum terdata tetap tidak boleh berjualan di trotoar.

“Kami sudah sepakat kemarin begitu ditata dan bandel ya kami tegas. Kami juga sudah sampaikan tidak boleh ada pungutan. Kalau ada pengutan, baik itu tenda atau kebersihan, kami akan tindak tegas,” kata Sandi.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here