RAKYAT.NET, Jakarta – Tragedi kerusuhan di Mako Brimob diharapkan jangan sampai mengganggu investasi asing ke Indonesia. Sebab faktor keamanan menjadi kunci utama tumbuhnya investasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno turut menyampaikan duka cita atas insiden kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Selain itu, Sandiaga berharap insiden itu tidak berimbas pada kegiatan bisnis di Ibu Kota.

“Kita juga turut berduka cita kejadian di Mako Brimob itu. Kami harapkan nggak ganggu kegiatan berusaha dan berbisnis,” ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).

Sandiaga berharap kejadian tersebut juga tak menurunkan minat investasi sehingga menyebabkan tertutupnya lapangan kerja dan membuat pertumbuhan ekonomi jalan di tempat.

“Jangan sampai ini turunkan minat investasi dan akhirnya lapangan kerja tidak terbuka dan momentum pertumbuhan ekonomi akhirnya menjadi bisa stagnan kembali,” katanya.

Sebelumnya saat proses pengamanan yang dilakukan kepolisian saat kejadian napi rusuh membuat kegiatan ekonomi terganggu. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 8 Mei, saat polisi melakukan sterilisasi di area sekitar Mako Brimob.

Mulai dari pedagang buah hingga SPBU Pertamina mengeluhkan kehilangan pemasukan saat itu. SPBU Pertamina di lokasi juga sempat terpaksa ditutup, lantaran tidak ada satu pun kendaraan yang boleh melintas. Nasib serupa juga dialami salah satu minimarket yang ada di area SPBU Pertamina tersebut.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here