RAKYAT.NET, Jakarta – Bulan Ramadhan merupakan bulan spesial bagi masyarakat Indonesia. Dari segi bisnis, bulan Ramadhan disebut menjadi momentum di mana masyarakat Indonesia paling banyak berbelanja.

E-commerce menjadi bisnis yang sangat diuntungkan saat ini sebab budaya belanja masyarakat mulai bergeser ke arah online. Belanja masyarakat secara online meroket, lebih tinggi dibanding saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Fenomena itu salah satunya disebabkan oleh adanya Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapatkan oleh para pekerja di Bulan Ramadhan. “Pada dasarnya, THR yang membuat orang punya spending power lebih.” “Saat dapat THR mereka cenderung membeli semua kebutuhan mereka,” kata Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Achmad Alkatiri.

Fakta tersebut sekaligus menunjukkan adanya puncak waktu tertentu di Bulan Ramadhan, di mana orang banyak membelanjakan uangnya. Waktu tersebut adalah 2-3 minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Tentu saja, tak semua waktu Bulan Ramadhan menjadi momentum berbelanja online tertinggi. Sebab, kata Achmad, belanja di seminggu terakhir Ramadhan justru turun.

Hal ini terjadi karena banyak orang ingin barang-barang belanjaannya tiba sebelum hari lebaran. “Karena mereka harus pesan dan dikirim barangnya. Mereka mau memastikan barang-barang itu sampai sebelum mereka mudik. Ini enggak cuma Lazada tapi untuk semuanya,” tutur Achmad.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here