RAKYAT.NET, Jakarta – Guna mendukung mobilisasi masyarakat pengguna kereta Bandara Soekarno-Hatta, sebanyak 15 bus transjakarta dikerahkan beroperasi di Stasiun Sudirman Baru.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan kehadiran feeder pendukung dari Transjakarta ini sangat penting mengingat ada 42 perjalanan pulang pergi kereta bandara sejak beroperasi 26 Desember kemarin.

“Bila per hari ada ada 42 perjalanan mengangkut sekitar 11.304 orang yang akan menggunakan kereta bandara, tentu ini perlu dipikirkan bagaimana para calon penumpang tersebut dari tempat asalnya menuju ke Stasiun Sudirman Baru dan sebaliknya,” jelas Bambang saat ikut meresmikan beroperasinya feeder transjakarta di Stasiun Sudirman Baru.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto menyambut baik integrasi antara kereta bandara dengan Transjakarta.

“Ini sebagai wujud pemenuhan transportasi umum yang saling terkoneksi bagi masyarakat,” imbuh dia.

Antusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta. Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000.

Antusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta. Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000.(MAULANA MAHARDHIKA)

Sebanyak dua rute disiapkan oleh Transjakarta untuk feeder ke kereta bandara. Pertama dari Stasiun Sudirman Baru – Gambir (koridor 1) dengan rute Hotel Indonesia – Sarinah – Bank Indonesia – Patung Kuda – Stasiun Gambir – Istana – Monas kembali ke Bank Indonesia – Sarinah – Hotel Indonesia – keluar di jalur Blora – Stasiun Sudirman Baru.

Sedangkan yang kedua Stasiun Sudirman Baru ke Menteng (koridor 9) dengan rute yang dilalui yaitu dari Stasiun Sudirman Baru – putaran Hotel Indonesia – Tosari – Dukuh Atas – Karet – Semanggi masuk rute koridor 9 sampai Kuningan – Menteng – Hotel Indonesia lalu masuk Blora dan Stasiun Sudirman Baru.

“Sementara ini baru dua rute yang sudah kami siapkan untuk mendukung beroperasinya kereta Bandara. Semoga segera bertambah rute-rute lain untuk memudahkan masyarakat menuju Stasiun Sudirman Baru,” pungkas Direktur Teknik dan Fasilitas Transjakarta Wijanarko.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here