RAKYAT.NET, Jakarta – Rupiah terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat. Kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan rupiah melemah di posisi Rp 14.036 per dollar AS. Sementara itu di pasar spot, rupiah diperdagangkan di Rp 14.052 per dollar AS dibanding Senin (7/5/2018) Rp 14.001.

Pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini diperkirakan terus berlanjut hingga akhir Mei. “Terbuka peluang kurs terdepresiasi hingga Rp 14.200,” kata ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara berpendapat masih optimis masa depan perekonomian Indonesia. Pelemahan rupiah tidak akan menghilangkan kepercayaan diri investor untuk menanamkan modal di Indonesia. Dan level inflasi Indonesia masih di bawah 4 persen hingga akhir tahun, yaitu di level 3,5 persen jika dilihat dari potensi ekonomi.

Suahasil menjelaskan pula bahwa ekonomi indonesia pada kuartal I 2018 yang tumbuh 5,06 persen menunjukkan kualitas yang baik, didukung dengan tingginya tingkat investasi hingga 7,9 persen. Meskipun, terjadi ketimpangan antara jumlah impor sebesar 12 persen, sedangkan ekspor hanya 6 persen.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here