RAKYAT.NET, Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhono, mengatakan ia tidak ingin banyak berspekulasi terkait wacana bakal menjadi salah satu menteri dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Keputusan ada di tangan Presiden Jokowi,” kata Agus Yudhoyono setelah mengisi acara Seminar Pemuda Internasional di Universita Indonesia, Depok, Rabu, 13 September 2017.

Menurut Agus, jabatan formal seperti menteri bukan fokus utamanya. Ia tak memungkiri bahwa setiap orang ingin punya peran dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Pangkat itu penting, tapi bukan segala-galanya,” ujar Agus. Artinya, kata dia, tanpa menyandang pangkat dan jabatan pun setiap orang masih bisa berkontribusi dan bekerja nyata. Hal yang dimaksud Agus yakni mengabdi kepada masyarakat.

Agus menuturkan kontribusi positif yang dia lakukan ialah dengan mengunjungi berbagai elemen masyarakat. “Mendatangi setiap daerah serta berkomunikasi dengan kawula muda,” ujarnya.

Nama Agus Yudhoyono dikabarkan sempat ditimang Presiden Jokowi untuk dimasukkan dalam jajaran menteri saat isu reshuflle kabinet mengemuka beberapa waktu lalu. Jokowi disebut-sebut ingin berkompromi politik dengan Partai Demokrat terkait pembahasan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen yang sempat alot pembahasannya di DPR.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto berupaya membuka pintu Cikeas untuk mengkompromikan masalah tersebut kepada Demokrat. Namun, tawaran jabatan menteri untuk Agus Yudhoyono ditolak dan kabar perombakan kabinet yang sempat menghangat pun perlahan padam.

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here