RAKYAT.NET, Jakarta – Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan menerapkan program gas rumah tangga satu harga di seluruh Indonesia. BPH Migas menjamin harga tersebut tidak akan lebih mahal dari Liqufied Petroleum Gas (LPG).

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajog‎io menyatakan keuntungan badan usaha dalam menjual gas rumah tangga satu harga diupayakan lebih ekonomis. Program tersebut akan ditangani oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) (PGN) dan PT Pertagas Niaga.

Jugi Prajog‎io menuturkan, meski keuntungan penjualan gas bumi akan lebih besar, tetapi lembaganya akan menetapkan harga gas bumi untuk rumah tangga jauh lebih murah ketimbang harga pasar LPG.

‎”Kami akan buat harga itu tetap di bawah LPG 3 kg tapi harga pasar ya bukan Harga Eceran Tertinggi,” tutur Jugi.

Jugi memperkirakan, harga gas bumi rumah tangga jika diseragamkan untuk golongan R1 sekitar Rp 4.500 sampai Rp 5 ribu per meter kubik (m3) dan R2 Rp 6 ribu sampai Rp 6.500 per m3.

Sumber: liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here