RAKYAT.NET, Jakarta – Mudik telah menjadi budaya masyarakat Indonesia yang bekerja di kota-kota besar seperti Jakarta. Kendati imbauan agar mudik tidak menggunakan kendaraan roda dua terus digencarkan, namun tetap saja masih banyak pemudik yang nekat naik sepeda motor.

Gelombang arus mudik sepeda motor melalui jalur Bekasi terus mengalami peningkatan hingga lima hari jelang lebaran (H-5), Minggu (10/6/2018). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota mencatat, setiap satu jam kendaraan roda dua yang melintasi wilayah Bekasi mencapai 1.000 unit.

Pemudik dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur itu melintas di jalur KH Noer Ali (Kalimalang) mulai dari perbatasan Jakarta di Sumber Artha, Kecamatan Bekasi Barat ke Jalan Kalimalang–Jalan Raya M Hasibuan–Jalan Raya Chairil Anwar, kemudian masuk Kabupaten Bekasi.

Wakil Kasat Lantas Polrestro Bekasi Kota, AKP Mustamal, M, mengatakan, sejak H-7 arus mudik sepeda motor sudah sangat padat di jalur Bekasi. Kondisi ini diprediksi berlangsung hingga Senin.

Pada Sabtu (9/6/2018) malam, polisi mencatat ratusan ribu sepeda motor melewati Kota Bekasi. Kepadatan arus mudik di Kota Bekasi cenderung terjadi malam hari, yakni mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Rata-rata pemudik berangkat dari tempat awal seusai salat tarawih dan sahur.

Jumlah pemudik sepeda motor yang akan melewati Bekasi diprediksi mencapai 6 juta unit. Namun saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan, sehingga belum bisa memastikan apakah pemudik sepeda motor kali ini lebih banyak atau lebih sedikit dibanidng tahun sebelumnya.

Secara umum, kata dia, arus mudik cenderung ramai lancar. Polisi sengaja menambah durasi waktu lampu hijau di tiap traffic light untuk jalur mudik, sehingga tidak sampai menyebabkan kemacetan panjang.

”Khusus kepada pemudik pengendara motor roda dua, agar meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan dibandingkan mementingkan kecepatan sampai di tujuan,” kata Mustamal.

Berdasarkan data petugas hitung Pospam Gatur Polrestro Bekasi Kota, jumlah kendaraan roda dua yang melintas jalan arteri Bekasi sejak Sabtu pukul 20.00 WIB hingga Minggu pukul 06.00 WIB dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sebanyak 20.034 unit.

Sedangkan sehari sebelumnya tercatat hanya mencapai 4.225 sepeda motor yang melintasi jalan arteri Bekasi. Adapun untuk roda empat mencapai 1.200 kendaraan. Khusus roda empat, kebanyakan pemudik dari Jabodetabek untuk melintas melalui Tol Jakarta–Cikampek.

Ribuan pemudik mulai melintasi Kota Bekasi melalui Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Bekasi Selatan, dan ruas Jalan Jenderal Sudirman–Sultah Agung, Medan Satria dari arah Jakarta. Sedangkan dari Kota Depok atau Bogor, melintas melalui Jalan Narogong–Siliwangi, Bantar Gebang.

Pemudik roda dua yang melintas di jalur Kalimalang umumnya membawa barang bawaan yang lumayan banyak. Pemudik bergerak secara berkelompok dengan tujuan berbagai wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Sumber: sindonews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here