Merdeka.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun rumah susun (rusun) transit di daerah Ancol, Jakarta Utara. Hal ini tercetus untuk memanfaatkan lahan Ancol yang luasnya mencapai 3.000 meter persegi.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan, saat ini Pemprov sedang mengurus izin terkait sertifikat tanah atas nama DKI agar lahan tersebut tidak diambil ahli pihak lain.

“Jangan sampai nanti lalai, ilang ilang ilang ditempatin orang. Kayak BMW lagi. Saya lempar ide itu, namanya diskusikan begitu, kita lempar. Kasih tahu dinas perumahan ya, Pak Gamal,” Katanya di Balai Kota Jakarta, Jumat (4/8).

Nantinya rumah susun transit ini difungsikan, jika Pemprov ingin melakukan penggusuran warga bisa mengguna rusun tersebut sebagai tempat hunian sementara sampai mendapatkan rusun yang tetap.

“Kalau misalnya kita mau melakukan penertiban di suatu lokasi belum ada rumah susunnya, tetapi ini mendesak misalnya persoalan kemacetan, persoalan banjir, maka orang ini bisa kita dari relokasi ke sana,” jelas Saefullah.

“Atau ada musibah kebakaran, belum ada rumah, taruh situ dulu, rumah susun transit. Ini rumah pertolongan itu baru ide. Lokasi di Ancol,” sambungnya.

Lanjutnya rusun transit ini juga bisa digunakan warga Kepulauan Seribu yang ingin berobat dapat singgah di rusun tersebut. Namun ini masih terbatas wacana.

“Itu kemudian, ini orang masih di awang-awang kok. Masih di awang-awang, tapi sebagai warga Jakarta yang baik, ya kalau ada visi bagus ya kan kita harus orangnya visioner. Kalau ada seperti itu ide bagus yang ditangkap saja. Tanahnya udah ada kok. Besok tinggal dinas perumahan kamu programin, nih. Ukur kemungkinan berapa tower, bangun rumah susun transit Pemprov DKI Jakarta,” pungkasnya.

 

[msh]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here