RAKYAT.NET, Jakarta – Pemerintah targetkan penerimaan perpajakan untuk tahun ini mencapai Rp 1.786 triliun. Hal ini disesuaikan dengan Undang-Undang (UU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019 yang telah ditetapkan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, target penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.786 triliun merupakan target yang sangat berat untuk dicapai. Namun demikian, tegas dia, Kementerian Keuangan akan terus melakukan berbagai langkah agar penerimaan pajak bisa sesuai target.

“Kami menerima target pajak untuk tahun ini sesuai dengan UU APBN ini mencapai Rp 1.786 triliun. Ini target yang berat. Namun kita akan melakukannya secara berhati-hati,” kata Sri Mulyani, Minggu (03/03/2019) lalu.

Beliau menjelaskan, Kementrian Keuangan akan terus memberikan edukasi dan meningkatkan pelayanan agar penerimaan pajak bisa terlaksana sesuai target.

“Untuk menerima pajak kita juga memberikan edukasi dan meningkatkan pelayanan baik. Insentif pajak di suatu sisi juga adalah merupakan alat berbagi masyarakat. Tugas ini secara hati-hati dan bertanggung jawab dan menjaga integritas jajaran dan sistemnya,” jelas dia.

Pihaknya juga akan terus mengembangkan e-filling agar kepatuhan wajib pajak bisa tercapai target. Menteri Keuangan memberikan target kepatuhan pajak tahun ini mencapai 85% meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 75%.

“Kami berharap tingkat kepatuhan pajak meningkat dan tidak ada kendala karena kemudahan terus kita perbaiki. Tahun ini (target kepatuhan) 85% dengan teknologi yang semakin mudah masyarakat tidak ada alasan untuk tidak memenuhi kepatuhan atas pajak.” jelasnya.

 

Sumber : Sindonews