Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PU-PR) akan mengintegrasikan sistem pembayaran di Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Rencananya, integrasi sistem pembayaran diterapkan bulan ini.

“Harapannya bulan ini, nanti kami cek dulu kesiapannya,” kata Kepala Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU-PR Herry TZ, di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Herry menerangkan, pihaknya akan mendorong sistem pembayaran integrasi Tol Jagorawi. Dia menuturkan, dari segi infrastruktur sendiri sudah hampir rampung.

“Kami dorong Jagorawi. Secara fisik sudah hampir selesai. Kami mau dipastikan pekerjaan ini selesai dulu, karena bekerja di antara lalu lintas itu tidaklah mudah,” ungkap dia.

Herry menuturkan, sistem pembayaran tol akan dibuat terbuka. Dampak dari integrasi sistem pembayaran ialah penghapusan Gerbang Tol Cibubur Utama dan Cimanggis Utama.

“Jadi nanti Jagorawi sistemnya terbuka seperti ke Jakarta-Tangerang, sehingga dengan cara tadi Gerbang Tol Cibubur dan Cimanggis Utama kita hilangkan, itu yang diinginkan,” ungkap Herry.

Herry menambahkan, dengan sistem terbuka ini pembayaran dilakukan sekali transaksi. “Bayarnya di pintu masuk kalau dia menuju Jakarta, pintu keluar kalau ke arah Bogor,” ujar dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here