RAKYAT.NET, Jakarta – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengimbau agar panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 bisa mengantisipasi hal-hal yang di luar perkiraan.

“Panitia SBMPTN untuk mengantisipasi terjadinya kabel yang terputus seperti terjadi di Sarmi, Papua Barat. Nah itu mengakibatkan mereka tidak bisa melakukan tes berbasis komputer (TBK),” kata Nasir

PT Telkom pada 7 April 2018 telah mengeluarkan rilis yang menyatakan kabel milik mereka yang berada di laut putus sekitar pukul 21.00 WIT (6/4) dan dugaan penyebabnya karena terjadinya gempa bumi di perairan Sarmi, Papua.

Nasir menambahkan, perlu solusi dengan peristiwa ini maka tidak bisa di lakukan tes berbasis komputer dan perlu diganti dengan tes tertulis. “Dengan cara tertulis mereka harus menyediakan infrastrukturnya semua itu,” ucapnya.

Ujian tulis SBMPTN tahun ini akan dilaksanakan pada 8 Mei dan ujian praktik 9-11 Mei 2018 mendatang. Sementara hasil SBMPTN diumumkan pada tanggal 3 Juli mendatang. Sementara besok, Jumat 27 April 2018 pendaftaran SBMPTN secara serentak akan ditutup.

Sumber: sindonews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here