RMOL. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga tidak diterima dituduh pendukung radikalisme dan intoleransi seperti dilontarkan Ketua Fraksi Partai Nasdem, Victor Bungtilu Laiskodat dalam suatu acara baru-baru ini di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam potongan video yang viral sejak tadi malam, ketua Fraksi Nasdem DPR itu menyebut berturut-turut Partai Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS di belakang kelompok ekstrimis Islam. Kelompok yang disampaikan akan membentuk negara khilafah.

Menurutnya, apa yang dikatakan oleh anak buah Surya Paloh itu fitnah belaka. Untuk itu, pihaknya berencana membawa kasus itu ke ranah hukum.

“PKS akan protes dan melakukan langkah-langkah hukum atas fitnah dan tuduhan dusta yang disampaikan secara provokatif tersebut,” tegas Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini kepada wartawan, Jumat (4/8).

Pelaporan ini akan dilayangkan secepatnya setelah berkoordinasi dengan Ketua Bidang Polhukam DPP PKS, Al Muzamil Yusuf.

Kayaknya siang ini juga habis Jumat (melaporkan Victor ke polisi),” katanya.
Tak hanya ke kepolisian, Victor juga akan dilaporkan Fraksi PKS ke Mahkamah Kehormatan Dewan(MKD)  DPR.

“Karena itu bukan hanya fitnah tetapi menunjukan, menyebarkan sikap permusuhan yang dismpaikan oleh pemimpin parpol yang menggunakan nama demokrasi. Mentalitas seperti itu sesungguhnya sumber masalah di negri ini,” kecamnya.

[wid]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here