RAKYAT.NET – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, menjelaskan ada daerah-daerah di NTT yang masih belum tersentuh Internet. “Masih ada, desanya belum semua terjangkau sinyal. Nanti kita akan upayakan semuanya. Saya kan baru bekerja tahun kelima, tetapi sudah banyak yang kita lakukan,” jelasnya di Ende, Flores, Selasa (26/03/2019).

Rudi menjelaskan hal itu, untuk menjawab pertanyaan seputar daerah-daerah di NTT yang belum terjangkau layanan sinyal. Khususnya untuk NTT, dia menjelaskan pemerintah fokus membangun Base Transceiver Station (BTS) di wilayah perbatasan seperti di Kabupaten Belu. Presiden Joko Widodo menginginkan pelayanan internet pada pos lintas batas harus lebih bagus dari negara tetangga.

Menurutnya, yang sudah dilakukan pemerintah selama ini adalah membangun Palapa Ring. Pembangunan tersebut sudah hampir selesai, namun Kalimantan bagian barat dan Kalimantan bagian Timut belum terhubung Internet.

Rudi menjelaskan, dua daerah perbatasan ini belum dibangun karena untuk menyambung ke dua wilayah ini, harus melewati bawah laut Pulau Jawa. “Kami berfikir untuk menghubungkan wilayah ini kalau sudah tersambung di sepanjang perbatasan, itu akan lebih bagus lagi,” jelasnya.

Namun saat ini belum selesai, kita harus melanjutkannya karena fundamen sudah diletakkan dan lima tahun ke depan sudah harus selesai dibangun. Dia menambahkan, apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat mengakses Internet, yang dianggap tidak layak secara bisnis. “Kalau operator mau masuk dia hitung dulu. Ada bisnisnya atau tidak, baik modal atau tidak. Pemerintah tidak bisa melakukan itu, dan ini hanya solusi yang dilakukan pemerintah sambil menunggu satelit kita sendiri,” kata dia.

Jika satelit sudah ada, maka semua sekolah, kantor desa, polsek, koramil, puskesmas, rumah sakit di seluruh Indonesia akan terhubung dengan fasilitas Internet. Kecepatannya pun sangat tinggi tapi dengan biaya yang cukup murah.