Merdeka.com – Liam Derbyshire lahir dengan penyakit bawaan langka yang menyebabkan dia berhenti bernapas saat tidur. Saat dilahirkan, dokter menyatakan Derbyshire tidak akan bisa bertahan hidup lebih dari tiga minggu namun rupanya remaja laki-laki itu mampu bertahan hingga usia 18 tahun.

Menurut dokter, Derbyshire menderita suatu kondisi dikenal dengan hipoventilasi sentral atau “Kutukan Ondine”. Diperkirakan hanya ada 1.500 orang menderita penyakit ini, namun kasus Derbyshire adalah terparah dari yang pernah ada. Karena penyakit langkanya, Derbyshire harus tidur di tempat tidur medis dilengkapi alat bantu pernapasan sepanjang hidupnya.

“Kami sangat beruntung karena dia masih diberi kehidupan sampai sekarang. Kami selalu ingin dia memiliki kehidupan normal, namun perjuangannya bertahan hidup telah melampaui semua harapan kami,” kata ibu Derbyshire, seperti dilansir dari laman Oddity Central, pekan lalu.

Liam Derbyshire ©BBC

Meski menderita penyakit langka yang memungkinkan dia untuk meninggal kapan pun setiap sedang tidur, namun Derbyshire tidak pernah menyerah. Bahkan, perkembangannya terus memukau para dokter.

“Saya tidak pernah menemukan kasus anak semacam ini yang mampu bertahan higga sekarang. Ini sangat menakjubkan. Dia adalah anak yang unik dibanding dengan anak lain di seluruh dunia,” kata dokter Gary Connett yang menanganinya.

Karena kondisinya, Liam tidak akan pernah benar-benar mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kedua orangtua Derbyshire terus mendampinginya setiap saat agar dia tetap bisa terawasi.

[pan]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here