RAKYAT.NET, Banten – Lebaran kian dekat, arus mudik meningkat menuju Sumatera melalui pelabuhan Merak. Terpantau ribuan kendaraan pemudik roda empat yang akan menuju Pelabuhan Merak melalui tol Tangerang-Merak mengular panjang hingga kilometer 94 dari pintu keluar tol Merak, Cilegon, Rabu (13/6) dini hari.

Akibatnya arus kendaraan dialihkan ke pintu tol Cilegon Barat, dan menyebabkan kemacetan di jalur arteri.

Menanggapi situasi tersebut Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo yang dikonfirmasi mengatakan penyebab antrean tersebut akibat pelayanan tiket di pintu keluar tol Merak lambat.

“Itu gerbang tolnya yang lambat. Sekarang sudah dipercepat. Pelayanannya lambat. Kurang cepat. Tidak sesuai dengan SOP yang kemarin di perjanjian,” ungkap Dirlantas saat melakukan pengamanan roda dua di Dermaga VI, Pelabuhan Merak.

Arus kendaraan di dalam tol yang mengarah dari Tangerang ke Merak dialihkan untuk keluar di pintu tol Cilegon Barat.

“Sudah kita alihkan ke Cilegon Barat. Kemudian anggota kita sudah ada di tol gate Merak, mempercepat pembayarannya. Ditungguin anggota kepolisian. Kalau enggak, lelet, ” katanya.

Akibat dialihkan pemudik dengan kendaraan roda empat ke jalan arteri, kemacetan terjadi di jalur menuju pelabuhan merak. Berdasarkan informasi yang dihimpun pemudik terjebak macet selama 4 jam.

“Empat jam dari dalam tol, mulai macet dari Cilegon Barat. Ini baru sampai pembelian tiket di pelabuhan,”ujar Eko Aditya, pemudik dari Kota Serang yang akan menuju Lampung.

Sementara itu Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan kemacetan tersebut terjadi akibat volume kendaraan yang meningkat. “Dari beberapa kita mencoba untuk mewawancara kepada masyarakat, rata-rata menjawab pada tahun ini mereka lebih singkat untuk menunggu,”ujar Kapolda saat meninjau dermaga 6 Pelabuhan Merak.

Untuk mengatasi kemacetan di dalam tol sendiri, Kapolda mengatakan pihaknya akan mengurai kendaraan yang ada di dalam tol keluar dari pintu tol Cilegon barat menuju jalur arteri ke pelabuhan Merak.

“Kita tidak ingin antrean yang ada di tol melampaui kilometer 94 atau 95, kalo ekornya sampai di km 94, maka akan kita alihkan ke Cilegon Barat agar kita bisa atur,” kata Kapolda.

Sumber: merdeka.com
Photo: tempo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here