RAKYAT.NET, Jakarta – Gembong pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Tangerang tewas tertembak petugas. Dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita sejumlah sepeda motor hasil kejahatan dan senjata tajam dan api yang digunakan untuk mengancam korbannya.

Dilansir dari merdeka.com, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Arlon Sitinjak menerangkan, pelaku menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tangerang, saat sedang mendapat pertolongan medis.

“Kami lakukan tindakan tegas, karena pelaku mencoba melawan dan merampas senpi Polisi saat sedang kami lakukan penangkapan,” ucap Arlon.

Diterangkan dia, pelaku berinisial AB (37), ini ditangkap ditempat persembunyiannya di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang. Dari tempat itu tiga sepeda motor hasil kejahatan, berikut senpi rakitan dan senjata tajam lainya ikut diamankan.

Pelaku AB ini merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) jajarannya. Pelaku bersama komplotanya kerap beraksi di wilayah Tangerang.

“Di wilayah kita ada lima laporan polisi. Terakhir pelaku beraksi di daerah Bayur, korbannya waktu itu dibawa ke kuburan Cina kemudian motornya dirampas setelah ditodong,” terang dia.

Menurutnya, sebelum pelaku AB ditembak mati, pihaknya mendapat informasi keberadaan persembunyian penjahat sadis ini di Mauk, Kabupaten Tangerang.

Polisi kemudian meminta pelaku menunjukkan tempat persembunyian anggota komplotan lainnya, namun pelaku nekat melawan dan berusaha merebut senjata api polisi.

“Pelaku berusaha merebut senjata api anggota, sehingga anggota lain yang ada disitu melepaskan senjata api ke udara tetapi tak dihitaukan, sampai kemudian menembak hingga mengenai dada pelaku,” tandasnya.

Sumber: merdeka.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here