RAKYAT.NET, Jakarta – Adu strategi pemenangan masing-masing pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2019 telah diluncurkan. Masing-masing mengaku telah siap meraup suara terbanyak.

Kedua kubu sadar bahwa suara perempuan menjadi kunci dalam pemenangan pilpres 2019 oleh sebab itu baik kubu Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berusaha meraup suara perempuan sebanyak-banyaknya.

Seperti sebelumnya kita ketahui Sandiaga Uno dengan “pasukan emak-emak” optimis meraih banyak suara perempuan. Tak mau kalah, kubu Jokowi-Ma’ruf Amin mulai menggerakkan team pemenangan raih suara perempuan.

Penggagas Suara Perempuan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin (Super Jokowi) Ida Fauziah mengatakan, sudah menyiapkan konsep demi menyaingi Sandiaga yang menjual pembangunan ekonomi untuk emak-emak. Hal ini disampaikan usai bertandang ke Posko Cemara.

“Kami konsen gerakan kami adalah membangun Indonesia diawali membangun keluarga Indonesia yang berkualitas. Membangun keluarga yang berkualitas itu, adalah keluarga yang mencukupi kebutuhan jasmani, sehat, kebutuhan pendidikannya, kebutuhan ekonominya, kebutuhan bagaimana dia membangun lingkungan sosial dan alam, kebutuhan bagaimana keluarga terbangun cinta kepada tanah air,” kata Ida.

Dia menegaskan, pihaknya tidak hanya sekedar menekan harga dan pemenuhan kebutuhan pokok semata. Tapi bagaimana keluarga Indonesia bisa tercukupi di segala sektor.

“Jadi konsentrasi kami, sebuah keluarga itu berkualitas itu tidak hanya terpenuhi ekonominya saja, tapi mendapatkan layanan pendidikan pada anak-anaknya,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua DPP PKB ini menjelaskan, Super Jokowi tengah mengonsolidasikan kekuatan para perempuan di partai politik. Di mana berupaya untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Kita menyepakati bahwa kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin perlu mendapatkan support yang cukup kuat dari perempuan di semua partai pendukung. Bahwa penting suara perempuan yang aktif di partai politik. Kemudian kita berkumpul membentuk satu wadah, kemudian wadah ini membentuk satu jejaring kita akan bentuk sampai tingkat bawah,” katanya.

Dia mengaku, bahwa para perempuan yang berasal dari parpol kebanyakan maju sebagai Caleg. Sehingga nanti pola kerjanya, memenangkan Jokowi-Ma’ruf, sekaligus bersiap untuk Pileg di daerahnya masing-masing.

“Kebanyakan dari teman-teman ini adalah caleg-caleg perempuan yang memang bekerja untuk kepentingan legislatif, sekaligus kepentingan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Jadi ini murni kader dan pengurus partai perempuan dari partai pendukung,” tambahnya.

Sumber: merdeka.com