Liputan6.com, Barcelona – Satu posisi dalam sepak bola di mana pelatih tidak menginginkan ada dua pemain hebat adalah penjaga gawang atau kiper. Namun, kiper pelapis yang sama hebatnya akan berguna bagi klub-klub papan atas.

Banyaknya kompetisi yang diikuti membuat klub-klub papan atas memainkan 50 pertandingan lebih selama semusim. Satu kiper berkualitas jelas tak cukup, butuh pelapis yang sepadan.

Tren klub papan atas memiliki dua kiper sama hebatnya dimulai saat Real Madrid punya Iker Casillas dan Diego Lopez. Kini, banyak klub besar mengikuti cara Real Madrid tersebut.

Kiper pelapis di klub besar kerapkali menjadi pemain utama di bawah mistar gawang tim nasional negaranya. Persaingan di bawah mistar juga penting untuk mendapat servis terbaik dari para kiper.

Dari banyak klub, setidaknya terdapat tiga klub yang memiliki dua kiper dengan kemampuan sama hebat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here