RAKYAT.NET, Jakarta – Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan masih terdapat titik-titik rawan bencana yang diwaspadai saat pelaksanaan arus mudik lebaran. Terdapat tujuh titik rawan dan dua di antaranya harus dijaga dan dipantau secara intensif.

“Titik rawan itu bisa karena faktor alam dan di Daop 5 ada dua titik yang harus dipantau terus,” katanya usai pemeriksaan lintas menjelang Angkutan Lebaran 2018 di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa malam 10 April 2018.

Yang tak kalah penting adalah perlintasan kereta api sebidang yang masih belum terdapat palang pintunya. Sehingga, saat arus mudik lebaran harus ada penambahan petugas untuk menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

“Masih cukup banyak perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan dipastikan saat arus mudik lebaran harus dijaga,” katanya.

Lebih jauh Edi mengatakan untuk memastikan pelaksanaan arus mudik lebaran berjalan lancar maka inspeksi ke semua jalur kereta api dilakukan oleh jajaran PT KAI.

“Dari Yogya nanti kita inspeksi ke Solo dan Jawa Timur termasuk nantinya jalur kereta api yang melalui jalur utara pulau Jawa,” tambahnya.

Sumber: viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here