RAKYAT.NET, Jakarta – Utang pemerintah Indonesia, berganti kepala pemerintahan makin membumbung tinggi. Seolah negeri ini tak mungkin lepas dari jerat utang luar negeri. Semakin besar utang pemerintah semakin sulit mensejahterakan rakyat.

Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai utang pemerintah Indonesia yang mencapai Rp 4034,80 triliun di akhir Februari sudah berbahaya. Menurutnya pemerintah harus mengambil langkah agar utang tak naik lagi.

“Bahaya dong. secara matematis masih aman ya, ya karena 30% dari PDB. Tapi kan nilainya sudah besar sekali. Kalau tidak ada langkah-langkah nanti naik terus bahaya,” kata Zulkifli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ia menyarankan pemerintah meningkatkan dan melakukan pemerataan ekonomi rakyat. Menurutnya langkah itu akan membuat banyak orang yang membayar pajak dan pemerintah tak perlu mengutang lagi.

“Satu, caranya meningkatkan ekonomi rakyat. Kedua, tidak hanya meningkat, tapi harus pemerataan sehingga banyak orang akan bayar pajak, pemerintah nggak perlu utang lagi,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat jumlah utang pemerintah telah menembus angka Rp 4.034,8 triliun per akhir Februari 2018 atau rasionya 29,24% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Jumlah utang pemerintah per Februari tahun ini juga tumbuh 13,46% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan per akhir 2017 maka terjadi kenaikan Rp 96,4 triliun.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here