RAKYAT.NET, Jakarta – Kementerian Perdagangan buka keran impor jagung pada awal tahun 2018. Impor jagung tersebut untuk supply bahan baku industri makanan dan minuman. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, impor ini dilakukan guna memacu ekspor mamin Indonesia.

“Itu (impor jagung) sudah dari tahun-tahun yang lalu untuk industri. Tujuannya juga untuk ekspor mamin kan otomatis harus saya keluarkan,” kata Enggartiasto di Kantor Kementerian Perdagangan. “Jenis jagungnya beda. Pokoknya enggak ada di sini (Indonesia),” tambahnya.

Sementara, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan menerangkan, jumlah jagung yang diimpor sebanyak 171.660 ton. Menurut dia, jumlah tersebut bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan dari industri makanan dan minuman.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here