REPUBLIKA.CO.ID, Anak Anda suka memaksakan kehendak, merasa paling benar dan bahkan terkesan keras kepala? Jangan terlalu cepat mengaggap anak tersebut sebagai anak yang nakal. Dibalik karakter anak yang sulit diatur itu terdapat hal yang bisa menjadi positif jika disikapi dengan baik oleh orangtua.

Seringkali seorang anak dihukum karena bermasalah dengan temannya di sekolah. Anak-anak yang dihukum ini biasanya memiliki sikap yang keras kepala dan berlawanan dengan teman-temannya. Pada saat dewasa, sikap perlawanan itu dapat membentuk karakter yang kompetitif.

Sehingga, menurut sebuah penelitian, anak yang keras kepala ini dikaitkan dengan masa dewasanya yang baik dalam mendapatkan penghasilan karena daya juangnya sudah terasah sejak masih anak-anak.

Menurut terapis, dikutip dari Time, anak yang memiliki keinginan kuat biasanya juga memiliki keinginan lebih besar untuk berbuat hal baik dibandingkan anak-anak yang biasa saja. Mereka tidak suka sekadar mengikuti aturan dari teman-temannya.

Jika orangtua bisa memotivasi dan mengarahkan mereka untuk meraih tujuan yang baik, anak-anak ini dapat menjadi seorang pemimpin yang bisa memotivasi bawahannya kelak. Mereka juga akan lebih percaya diri untuk melakukan sesuatu yang benar meski hanya seorang diri.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengarahkan sifat keras kepala anak menjadi sesuatu yang positif? Pertama, berkomunikasilah secara terbuka kepada anak.

engarkan apa yang menjadi fokus dan keresahan mereka. Lalu, mintalah mereka menyampaikan pendapat dan pandangan mereka. Jika menghadapi masalah, beri mereka waktu untuk mencoba bernegosiasi dengan diri mereka sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here