RAKYAT.NET, Purbalingga – Bulan Juli 2018 wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Beberapa daerah mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Krisis air bersih akibat kekeringan mulai terjadi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga sampai Kamis (19/7) telah mendistribusikan 100.000 liter air bersih atau sebanyak 23 tangki ke sejumlah wilayah.

Ada tujuh desa yang terdampak kekeringan dan telah mendapat bantuan air bersih. Rinciannya, enam tangki telah didistribusikan ke Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari, lima tangki air bersih telah diberikan ke Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, dan Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari telah mendapat bantuan air bersih sebanyak empat tangki.

Selain itu, masing-masing dua tangki air bersih didistribusikan ke Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, dan Desa Candiwulan Kecamatan Kutasari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga, Rusmo Purnomo telah menerima laporan Desa Karangcegak minta dikirim air bersih sebanyak dua tangki air.

BPBD Kabupaten Purbalingga menegaskan kesiapan memasok air bersih ke desa-desa yang membutuhkan. Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Purbalingga. Beberapa desa juga telah meminta bantuan air bersih untuk kebutuhan air bagi warga.

Sumber: merdeka.com