RAKYAT.NET, Bandung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosika (BMKG) Bandung memprakirakan wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Tangerang mulai memasuki musim kemarau.

Dasar penetapan awal musim kemarau oleh BMKG adalah jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) kurang dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya. Permulaan musim kemarau, bisa terjadi lebih awal, sama, atau lebih lambat dari normalnya yang dihitung rata-rata sejak 1981-2010.

BMKG Bandung, memprakirakan pada dasarian (sepuluh harian) II – III Maret 2019 awal musim kemarau meliputi sebagian wilayah Karawang dan Bekasi serta Subang. Sementara pada dasarian I – III April 2019 meliputi sebagian wilayah Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Kuningan, Ciamis, Majalengka.

Prakiraan awal musim kemarau di daerah tersebut berlanjut ke dasarian I-III Mei 2019. Pada dasarian I-III Juni meliputi Depok, sebagian Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Subang, Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Awal musim kemarau di Jakarta tercatat BMKG mundur satu dasarian dari rata-rata. Pada Maret III dan April II meliputi Jakarta Utara, Timur dan Barat, dan sebagian Bekasi serta Karawang. Adapun pada Jun I – Jun III, awal musim kemarau meliputi Jakarta Timur, Selatan, Kota dan kabupaten Tangerang bagian selatan, sebagian Serang, Lebak, Depok, dan Bogor. (Red.)