RAKYAT.NET, Jakarta – Sektor perjalanan (travel) dan pariwisata di Asia Pasifik tidak menunjukkan adanya tanda-tanda penurunan. Kawasan ini kembali mendominasi tingkat kedatangan pengunjung berdasarkan hasil studi Mastercard Global Destinations Cities Index 2017 yang baru saja dirilis.

Hal ini didukung oleh tingkat pembelanjaan para pelancaong. Destinasi di Asia Pasifik mencatat jumlah pengeluaran terbesar dari pengunjung internasional yang bermalam (international overnight visitor) dan mengeluarkan uangnya di 10 kota teratas di kawasan Asia Pasifik.

Dengan jumlah pengeluaran selama perjalanan (travel expenditure) sebesar US$ 91,16 miliar sepanjang tahun 2016, Asia Pasifik mengalahkan Eropa yang mencetak pengeluaran selama perjalanan sebesar US$ 74,74 miliar dan Amerika Utara sebesar US$ 55,02 miliar.

Mastercard Global Destinations Cities Index memberikan peringkat kepada 132 kota destinasi terbaik di dunia, dengan menganalisis jumlah wisatawan dan besaran pengeluaran sepanjang tahun 2016. Indeks ini juga menyediakan prediksi pertumbuhan setiap tahun, wawasan mengenai kota-kota destinasi dengan pertumbuhan tercepat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana orang-orang bepergian dan menggunakan uang mereka di seluruh dunia.

Eric Schneider, Senior Vice President, Asia Pasifik, Mastercard Advisors mengatakan, peningkatan jumlah perjalanan baik untuk berwisata maupun bisnis ke kawasan ini memberikan arahan penting bagi pihak pemerintah maupun swasta untuk melakukan investasi pada jaringan serta infrastruktur agar mewujudkan potensi keuntungan ekonomi,” ungkap Eric melalui keterangan tertulis, pada Jumat (29/9).

Berdasarkan Studi Mastercard Global Destinations Cities Index 2017, destinasi teratas global berdasarkan kunjungan dan 10 destinasi dengan pertumbuhan tercepat semakin menunjukkan pentingnya memahami Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika berkembang menjadi pemimpin-pemimpin destinasi teratas di masa depan.

Osaka memimpin sebagai kota dengan pertumbuhan tercepat dengan 24% yang didorong oleh pertumbuhan yang kuat pada tingkat pengunjung dari dalam maupun luar negara tersebut, termasuk Amerika Serikat, China, Malaysia, dan Korea Selatan.

Selain itu, masuknya Jakarta dan Hanoi ke dalam 10 kota teratas dengan pertumbuhan tercepat menggarisbawahi peningkatan penting Asia Tenggara sebagai sebuah hub perjalanan.

Ini pertumbuhan tercepat berdasarkan compound annual growth rate (CAGR) sepanjang 2009-2016 meliputi:

1. Osaka tumbuh 24%
2. Chengdu tumbuh 22,7%
3. Kolombo tumbuh 20,3%
4. Abu Dhabi tumbuh 18,9%
5. Jakarta tumbuh 18,2%
6. Tokyo tumbuh 17,7%
7. Hanoi tumbuh 16,4%
8. Riyadh tumbuh 15,9%
9. Lima tumbuh 15,2%
10.Taipei tumbuh 14,5%

Sumber: kontan.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here