RAKYAT.NET, Jakarta – Indonesia menjadi pemimpin sidang tahunan ke-31 komisi regional, membawahi negara-negara anggota di kawasan Asia Pasifik dan Asia Selatan (Joint Commission for East Asia & the Pacific dan Commission for South Asia). Sidang dilangsungkan tanggal 4 Juni 2019 di Thimphu, Bhutan.

Tercatat 15 negara dari kawasan Asia Pasifik, 7 negara dari Asia Selatan, serta 10 anggota afiliasi hadir dalam sidang yang dibuka oleh Perdana Menteri Bhutan Lotay Tshering itu.

Dalam sidang tersebut, Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan dunia sebesar 1,4 miliar akan tercapai pada tahun 2020. Optimisme ini didasari pada fakta-fakta bahwa pertumbuhan ekonomi dunia yang menguat, perjalanan udara yang lebih terjangkau, perkembangan teknologi, model-model bisnis baru, dan fasilitasi visa yang lebih luas di seluruh dunia.

Dalam sidang tersebut disepakati Indonesia sebagai Vice-President mewakili kawasan Asia Timur dan Pasifik. Indonesia akan menjadi wakil pada UNWTO General Assembly yang akan berlangsung tanggal 9 September 2019 di St Petersburg, Rusia. Sidang umum yang dilaksanakan sekali dalam waktu dua tahun ini diikuti oleh 158 negara anggota UNWTO dan sekitar 300 anggota afiliasi. Partisipasi Indonesia sebagai Vice-President nantinya semakin mengukuhkan arti penting dan peran aktif Indonesia dalam ikut membangun pariwisata global.

Foto: nusakini