RAKYAT.NET, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberi izin Perum Bulog untuk melakukan impor beras sebagai pengganti cadangan beras yang digunakan sebagai operasi pasar.

Perum Bulog akan mengimpor beras sebanyak 281.000 ton. Lantas, pengiriman pertama akan sampai dua hari lagi atau tepatnya tanggal 11 Februari sebanyak 10 ribu ton dari Vietnam.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Andrianto Wahyu Adi mengatakan saat ini kapal pengangkut beras yang baru berangkat sebanyak dua yang berasal dari Vietnam. Kapal tersebut diperhitungkan mengangkut lebih dari 10 ribu ton. Diperkirakan beras tersebut akan berhenti di dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Panjang, Lampung dan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sementara itu, pengiriman berikutnya akan terus berjalan sesuai jadwal, yakni tanggal 12, 14, 15, 17 dan 22 Februari. Sehingga ia berharap beras tersebut dapat sampai dengan total yang diharapkan sebanyak 281.000 ton.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here