Jakarta (ANTARA News) – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Jumat dibuka melemah tipis sebesar 4,65 poin di tengah minimnya sentimen positif yang beredar.

IHSG BEI dibuka turun 4,65 poin atau 0,08 persen menjadi 5.775,92 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 1,17 poin (0,12 persen) menjadi 961,09 poin.

“Minimnya sentimen positif baik dari dalam negeri dan eksternal menjadi salah satu faktor yang menekan IHSG pada awal perdagangan saham hari ini (4/8),” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pasar sedang mengkhawatirkan rencana Amerika Serikat untuk melakukan investigasi terhadap praktik perdagangan Tiongkok. Hal itu dikhawatirkan tensi politik kembali memanas dan dapat mengganggu perekonomian kedua negara serta berimbas ke negara-negara lain. Di sisi lain, konflik geopolitik di semenanjung Korea juga belum mereda.

Dari dalam negeri, lanjut dia, sentimen mengenai defisit APBN-P 2017 yang naik dari 2,41 persen menjadi 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) juga masih menjadi salah satu faktor kekhawatiran bagi pelaku pasar.

“Kenaikan defisit itu juga masih menjadi salah satu kekhawatiran bagi pelaku pasar,” katanya.

Namun, ia mengharapkan bahwa masih adanya optimisme bagi pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya dapat menjaga pergerakan IHSG, sehingga masih terbuka ruang penguatan.

Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya menambahkan bahwa secara teknikal, IHSG sedang bergerak dalam rentang konsolidasi dengan rentang pergerakan di kisaran 5.767-5.876 poin.

“Jika level batas bawah masih dapat dipertahankan, maka momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan perencanaan investasi jangka panjang masih terbuka,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 65,20 poin (0,33 persen) ke 19.963,10, indeks Hang Seng menguat 20,41 poin (0,07 persen) ke 27.551,42, dan Straits Times melemah 1,05 poin (0,03 persen) ke posisi 3.341,80.

Editor: Fitri Supratiwi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here