Kementerian Kesehatan RI meminta seluruh Dinas Kesehatan di kabupaten/kota agar mengintegrasikan nomor 199 melalui Public Safety Center (PSC) saat mudik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya penanggulangan masalah kesehatan pada mudik lebaran 2017.

“Seluruh Dinkes Kabupaten dan Kota harus sudah terintegrasi melalui nomor 119 dengan Pusat (Kemenkes RI). Nomor itu yang akan membantu pemudik yang mengalami masalah kesehatan,” kata Dirjen Pelayanan Kesehatan RI dr. Bambang Wibowo, Sp OG(K), MARS saat meninjau Persiapan Mudik Lebaran 2017 di kantor Dinkes Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (8/6).

Nomor layanan medis tersebut dapat diakses 24 jam oleh masyarakat. Pada praktiknya, PSC yang ada di setiap Dinkes kabupaten/kota telah berintegrasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Layanan tersebut masih perlu disosialisasikan. Tidak semua pemudik mengetahui layanan ini. Selain itu ketika ada kecelakaan mohon pihak Dinkes mendatanya untuk dijadikan bahan evaluasi,” tambah dr. Bambang.

Kemacetan saat mudik lebaran memang tak bisa dihindari. Hal itu masih menjadi kendala saat akan menuju lokasi pemudik yang mengalami masalah kesehatan. Lantas Kementerian Kesehatan telah bekerjasama dengan kepolisian dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) agar mempermudah akses pelayanan kesehatan.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here