RAKYAT.NET, Jakarta – Pembangunan infrastruktur menjadi fokus pemerintah saat ini. Pembangunan infrastruktur diharapkan mampu menjadi pilar penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun perlu diperhatikan proyek pembangunan infrastruktur harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Ketiadaan ketersediaan ruang kosong sebagai penyerapan air hujan akan menimbulkan berbagai dampak negatif seperti, banjir, tidak adanya cadangan air tanah, pemanasan global dan lain sebagainya.

Tidak mengherankan, saat musim penghujan berbagai tempat di ibukota Jakarta dan kota-kota besar lain mulai menjadi langganan banjir. Karena hampir semua tempat dicor, ditutup dengan semen dan jalan-jalan diaspal, air hujan tidak bisa terserap ke dalam tanah. Dan gorong-gorong yang mampat karena banyaknya sampah yang menyumbat akan memperburuk keadaan.

Oleh sebab itu, sangat urgen bagi dinas terkait untuk memikirkan solusi tentang problem penyerapan air hujan ini. Pemerintah harus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mulai membuat area serapan-serapan air hujan di lingkungan masing-masing.