Dibutuhkan media yang dapat memberikan informasi hukum secara baik dan lengkap, mengingat untuk mencari informasi terkait hukum di Indonesia masih sangat terbatas. Hal tersebut dikatakan Wakil Rektor President University, Handa S. Abidin, disela-sela peluncuran aplikasi Lawblepedia, di Menteng, Jakarta Selatan, Kamis (8/3).

 

“Perlu ada suatu portal data yang terintegrasi, karena manfaatnya bisa untuk berbagai pihak. Misalnya Pemerintah atau pembuat peraturan harus membuat peraturan yang pro masyarakat, tapi bagaimana kalau datanya tidak lengkap?” kata Handa.

 

Oleh karena kebutuhan akan informasi hukum tersebut, Handa mengapresiasi Lawblepedia yang baru saja diluncurkan. Lawblepedia adalah aplikasi yang menyediakan definisi-definisi istilah hukum di Indonesia. “Sekarang kita selalu menggunakan smartphone sebagai sumber informasi. Menurut saya sangat perlu sekali karena tantangannya berbeda. Sekarang buku bisa lewat website bisa lewat aplikasi,” kata Handa.

 

Menurut Founder sekaligus CEO Lawble, Charya R. Lukman, aplikasi tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat. Terutama dalam hal-hal terkait definisi hukum yang seringkali membingungkan.

“Lawblepedia memahami pentingnya hukum untuk dimengerti oleh masyarakat secara luas. Melalui sosialisasi hashtag Indonesia Melek Hukum, kami bertujuan untuk mengedukasi masyarakat secara umum untuk mengerti hukum, karena hukum adalah segala sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dan dihindari dari kehidupan sehari-hari,” kata Charya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here