Merdeka.com – Mungkin Anda sering bertanya-tanya ketika menonton acara televisi atau film, ada adegan di mana sebuah kamera keamanan bisa mendeteksi penjahat meskipun tampilan di kamera keamanan tersebut kabur karena rekaman yang terdistorsi. Tentu ini hanya di film dan sangat ‘Hollywood’. Namun Google bisa membuat hal ini jadi nyata.

Dilansir dari Ars Technica. Para peneliti dari divisi deep learning Google bernama Google Brain, telah menciptakan software yang mencoba untuk menajamkan gambar yang terbuat hanya dari 8×8 pixel.

Tentu software ini tak bisa menambah kota pixel yang ada, namun software ini mencoba untuk menebak gambar asli dari gambar ‘pecah’ tersebut.

Hal ini dilakukan dengan dua tahap: pertama, mencari referensi gambar resolusi tinggi dengan yang bentuk yang hampir sama dengan resolusi yang hampir sama, lalu memeriksa pola dan warnanya. Kedua, menggunakan detil dari gambar resolusi tinggi tersebut untuk mengisi gambar pixel rendah tadi.

Meski Google hanya menebak, secara ajaib sebenarnya Google mencoba memperbesar lalu menambah pixel dari gambar pecah tadi. Hasilnya cukup sesuai dengan bagaimana gambar tersebut jika hanya mengandung 64 pixel, namun akurasinya masih sangat dipertanyakan.

Hal ini masih sangat terbuka untuk dikembangkan, meski untuk diaplikasikan layaknya di film, tentu masih sangat jauh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here