Liputan6.com, Jakarta – Selain penulisan surat lamaran dan curriculum vitae yang baik, faktor yang menentukan Anda bakal diterima kerja adalah proses wawancara. Dalam proses wawancara ini biasanya pelamar tidak hanya akan dilihat jawaban-jawabannya saja tetapi juga bahasa tubuh.

Bahasa tubuh yang mengisyaratkan ketidakpercayaan diri bakal membuat pewawancara mencoret lamaran kerja dan membuang curriculum vitae ke tempat sampah.

Pakar bahasa tubuh ternama Tonya Reiman mengatakan, kesalahan sederhana dari gerakan tubuh Anda dapat membuat Anda kehilangan peluang kerja.

Berikut ini gerakan tubuh yang menurut Reiman dapat membuat Anda ditolak saat melamar kerja seperti dilansir dari Business Insider, Jumat (30/6/2017):

Keliru saat berjabat tangan

Banyak orang merasa perlu menunjukkan kepribadian dengan menggenggam erat tangan perekrut saat berjabat tangan. Dibandingkan melakukan hal itu, sebaiknya Anda melakukannya lebih natural dengan posisi jempol di bagian atas tangan perekrut. Sebagai pelamar kerja, sebaiknya Anda menunggu sang perekrut melepaskan genggaman tangannya terlebih dulu.

Telapak tangan berkeringat

Tak ada yang lebih buruk selain menjabat tangan orang lain dengan telapak tangan yang tengah berkeringat. Pastikan Anda ke kamar mandi terlebih dulu dan keringkan tangan Anda. Itu agar jabatan tangan Anda tampak lebih kuat.

Jarang melakukan kontak mata

Pastikan Anda memberikan kontak mata yang sesuai dan tidak berlebihan. Jika Anda tidak melakukan kontak mata dengan perekrut dan hanya menunduk, itu akan membuat Anda tampak kurang percaya diri.

Tampak bosan

Duduk sambil memangku kaki, lalu menempelkannya kembali ke lantai, dan melakukannya berulang-ulang, dapat menunjukkan Anda bosan dengan proses yang tengah dijalani. Dibandingkan seperti itu, sebaiknya duduklah dengan wajah fokus. Hindari memangku wajah Anda dengan lengan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here