RMOL. Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat melakukan pembongkaran gedung Yayasan Pendidikan Umum Dwikora yang berdiri di atas lahan SMPN 156 di Jalan Kramat Pulo Gundul IV, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (13/7).

Pembongkaran tersebut dihadiri langsung Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede dan Wakilnya Bayu Meghantara. Pembongkaran diawali dengan membongkar pintu masuk yang ditutup menggunakan rantai besi.

Dikatakan Mangara Pardede, SMK Dwikora berdiri di atas lahan SMPN 156. Diketahui sudah tiga tahun izin SMK Dwikora dibekukan pemerintah.

“Sebenarnya sudah tiga tahun tidak ada aktivitas lagi di SMK Dwikora. Sebelum kita bongkar mereka sudah kita berikan Surat Peringatan (SP) 1 sampai 3 hingga Surat Perintah Bongkar (SPB),” kata Mangara.

Menurut Mangara, dalam pembongkaran tersebut pihaknya mengacu kepada beberapa aturan, seperti Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No 207 tahun 2016 tentang Pemakaian/Penguasaan Atas Seizin yang Berhak.

Kemudian, Undang – undang No 51 PRP tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Hak Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau Kuasa.

“Acuan itu kita lakukan pengosongan dan pembongkaran. Setelah dibongkar nantinya lahan ini untuk perluasan SMPN 156,” ujarnya.

Dalam pembongkaran tersebur, sebanyak 250 personel gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP dikerahkan ke lokasi. Pembongkaran pun berlangsung aman dan konsudif.

[ipk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here